Efek samping cream zam zam berbahaya / aman untuk wajah?

Apakah cream Zam Zam baik yang biru maupun yang pink sudah terdaftar di BPOM? Apakah cream ini aman, tidak berbahaya untuk wajah? Kali ini saya mau membahas skincare pemutih wajah yang katanya aman, tetapi saya tidak menemukan nomor BPOM produk ini.

Kalau menengar kata “zamzam”, apa yang terbayang di pikiran kalian? Zamzam merupakan air yang dianggap suci bagi umat Islam. Tapi, di sini saya bukan mau membahas tentang khasiat, apalagi asal-usul air zamzam, tapi yang mau saya bahas di sini adalah produk yang bernama Zam-zam Whitening Cream. Bagus nggak sih cream ini? Apakah benar-benar bisa memutihkan wajah dan aman digunakan?

Zamzam Whitening Cream merupakan paket produk perawatan wajah yang terdiri dari krim siang, krim malam, toner, dan sabun. Produk ini ada varian, yaitu pink dan biru. Apa sih yang membedakan kedua varian ini? Cream Zam-Zam pink diklaim tanpa pengelupasan, sedangkan yang biru bisa menyebabkan pengelupasan. Katanya kalau yang biru ini cocok untuk kulit wajah yang rusak, seperti jerawat parah dan flek hitam.

Cream Zam-Zam diklaim dapat memutihkan kulit wajah, mengencangkan kulit wajah, menghilangkan flek hitam, mengobati jerawat, dan sejumlah klaim manfaat lainnya. Sebelum ke pembahasan berikutnya, saya mau bahas dulu tentang nama produk ini. Ini nama produknya Zam-Zam Whitening Cream, tapi isinya bukan cuma cream saja, ada toner dan juga sabun. Jadi, kalau dari segi penamaan, ini kurang tepat. Tapi, saya nggak mau ambil pusing, itu bukan produk saya, saya juga tidak jualan produk tersebut.

Apakah cream Zam-zam sudah terdaftar di BPOM atau tidak?
Katanya sih produk sudah terdaftar di BPOM, tapi saya tidak menemukan nomor BPOM produk ini. Bagi yang jualan produk ini, kalau memang produk ini sudah terdaftar di BPOM, sebaiknya dicantumkan di deskripsi, supaya orang yang mau beli bisa tahu nomor BPOM cream Zam-zam. Apa susahnya sih mencantumkan nomor BPOM?

Berhubung saya tidak menemukan nomor BPOM produk ini, saya coba cari di web BPOM, di cekbpom.pom.go.id. Di web ini kalian bisa mengecek apakah suatu skincare sudah terdaftar di BPOM atau belum dengan memasukkan nomor BPOM produk tersebut. Maksudnya, kalau nomor BPOM yang dicantumkan benar-benar terdaftar, berarti memang produk tersebut sudah terdaftar di BPOM.

Lalu bagaimana cara mengetahui suatu skincare sudah terdaftar di BPOM atau belum tanpa mengetahui nomor BPOM produk tersebut? Caranya bisa dengan memasukkan merk skincare tersebut. Memang ada skincare yang terdaftar dengan merk Zam-zam, tapi sepertinya bukan skincare Zam-zam yang dimaksud dalam postingan ini.

Misal, produk Zam-zam varian Brightening and Moisturizing Night Cream terdaftar di BPOM dengan nomor NA18200106218, pendaftar dan produsennya adalah PT Sintong Abadi dari Kab. Asahan, Sumatera Utara. Sedangkan cream Zam-zam yang dimaksud dalam postingan ini berasal dari Sulawesi.

Dari segi kemasan, di kemasannya sebenarnya sudah ada kode untuk mengecek keaslian cream Zam-zam, disediakan website untuk mengecek kode tersebut. Dari hal ini sebenarnya cukup niat. Tapi, di botol atau pot cream produk ini tidak ada informasi komposisi maupun cara penggunaan. Kalaupun memang terdaftar di BPOM, harusnya di setiap produknya ada nomor BPOM yang tercantum.

Cream Zam-zam telah berganti nama
Dikutip dari sulawesiekspress.com, diakui oleh ownernya sendiri (Nur Apriliana) kalau cream Zam-zam ini tidak terdaftar di BPOM. Dia tidak mendaftarkan produknya ke BPOM karena terkendala dana. Singkat cerita, produknya pun berhasil didaftarkan ke BPOM pada tahun 2018, bukan dengan merk Zam-zam, tapi dengan merk LJK yang merupakan singkatan dari Lia Juragan Skincare.

Produk skincare Zam-zam miliknya sudah beredar sejak 2010, dan memang belum terdaftar di BPOM.

Pertanyaannya, kenapa masih ada cream Zam-zam yang beredar hingga sekarang? Padahal tahun 2018 Owner cream Zam-zam sudah memiliki skincare yang terdaftar di BPOM dengan merk LJK.

Jadi, untuk lebih amannya, kalau kalian mau coba cream Zam-zam, sebaiknya coba cream LJK. Karena kalau yang cream Zam-zam belum terdaftar di BPOM.

Adapun untuk efek samping cream Zam-zam, kalaupun memang kandungan bahan-bahannya aman, tetapi setelah dipakai malah terjadi breakout dan alergi, maka itu tandanya tidak cocok.

Cream yang tanpa label, yang informasi di kemasannya kurang lengkap, memang belum tentu cream berbahaya. Tapi, mengingat banyaknya skincare abal-abal yang beredar di pasaran, maka ada baiknya untuk memilih produk yang terdaftar di BPOM untuk berjaga-jaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindungi